1.711 PPPK Banggai Resmi Selesai Ikuti Orientasi, 1.709 Orang Dinyatakan Lulus

Luwuk.today, Banggai – Pelatihan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Guru Kabupaten Banggai Tahun 2025 resmi ditutup pada Jumat (28/11/2025) di Aula BKPSDM setempat.
Kegiatan yang dimulai sejak 28 Juli 2025 ini diikuti sebanyak 1.711 peserta dari berbagai formasi. Pada akhir proses, 1.709 peserta dinyatakan lulus, terdiri atas 725 tenaga kesehatan, 952 tenaga guru, dan 33 tenaga teknis. Dua peserta lainnya tidak dapat menyelesaikan orientasi karena meninggal dunia.
Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO yang hadir langsung menutup kegiatan menegaskan bahwa orientasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan pondasi penting pembentukan karakter ASN yang profesional dan berintegritas.
“Pelatihan ini membekali para PPPK dengan nilai-nilai dasar ASN Berakhlak, pola pikir birokrasi modern, serta pemahaman tugas pokok dan fungsi masing-masing formasi sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat,” ujar Amirudin.
Ia juga memberikan motivasi bahwa PPPK yang berprestasi akan mendapat kesempatan menduduki jabatan strategis.
“Teman-teman yang prestasinya bagus akan kita angkat ke posisi yang baik. Guru bisa menjadi kepala sekolah, tenaga kesehatan bisa menjadi kepala puskesmas, dan tenaga teknis bisa menduduki jabatan struktural,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Banggai, Syafrudin Hinelo, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa orientasi disusun dengan dua kurikulum utama, yaitu Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN serta Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah. Ditambah tiga materi khusus: antikorupsi, digitalisasi pelayanan publik, dan pembentukan integritas ASN.
“Dengan selesainya orientasi ini, para PPPK siap ditempatkan di unit kerja masing-masing untuk langsung berkontribusi dalam pelayanan publik dan pembangunan Kabupaten Banggai,” kata Syafrudin.
Bupati Amirudin kembali menegaskan komitmen Pemkab Banggai untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur, termasuk PPPK, melalui berbagai program pengembangan kompetensi berkelanjutan.
Usai penutupan, para PPPK segera diarahkan ke satuan kerja masing-masing untuk mulai bertugas memperkuat pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.



