Santri Ponpes Al Fatah di Manggarai Barat bakal Dites Ulang

LEBIH dari 100 santri Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur yang pulang kampung ke Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, harus menjalani pemeriksaan virus korona atau covid-19 ulang.
Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, Jumat (1/5), menjelaskan hal itu terkait 43 mahasiswa Malaysia yang baru pulang dari Temboro, Magetan, positif covid-19.
Baca juga: Politisi PAN Ngamuk karena Acaranya Dibubarkan Satpol PP di Solok
Agustinus menjelaskan, Magetan telah menjadi klaster baru karena temuan mahasiswa Malaysia itu.
Menurut Agustinus, sekitar 115 warganya mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Al Fatah. Mereka, secara bertahap, telah pulang ke kampung halaman di Manggarai Barat sejak 14 April.
“Ya memang kita perlu secepatnya memeriksa santri itu agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat di tengah wabah covid-19 ini,” tegas Agustinus.
Baca juga: Masjid Agung Tasikmalaya Dibuka lagi untuk Salat Jumat Berjemaah
Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat Paul Mami menjelaskan, para santri itu akan diperiksa dalam waktu dekat. Saat ini, tim sedang mendata dan mempersiapkan waktu pelaksanaan.
“Tak lama lagi kami memeriksa para santri guna memastikan sehingga tidak ada korban jiwa,” katanya. (X-15)
Kategori : Media Eksternal